Benar Nggak Sih Mempelajari Bahasa Inggris Dianggap Sebagai Orang yang Tidak Nasionalis???

By | 01/08/2019

Kita sebagai orang Indonesia diharuskan untuk dapat menggunakan bahasa ibu kita (bahasa Indonesia) dengan baik dan benar. Seperti yang sudah tertulis dalam teks sumpah pemuda, “Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia” yang bermakna bahwa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan salah satu bentuk rasa nasionalisme kita sebagai anak bangsa.

Lalu bagaimana dengan ribuan orang yang datang ke Kampung Inggris yang berasal dari semua wilayah yang tersebar di Indonesia. Mereka datang untuk memperdalam penguasaan bahasa Inggris, terlebih lagi di tempat ini menerapkan system English Area dimana setiap harinya selama 24 jam penuh dituntut untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi sehari – hari.

Karena memang tanpa disadari, di negeri kita tercinta ini banyak terjadi perubahan seiring dengan berkembangnya arus globalisasi. Nah berada pada lingkaran ini, bangsa Indonesia dituntut untuk dapat menguasai bahasa asing lainnya selain bahasa Indonesia. Karena jika kita berhubungan dengan dunia atau Negara lain kita tidak mungkin berinteraksi dengan bahasa Indonesia kan?? Oleh sebab itu, setidaknya kita perlu mempelajari bahasa persatuan Internasional, yaitu bahasa Inggris.

Lalu pertanyaannya, apakah jika kita mempelajari bahasa Inggris dianggap tidak mempunyai rasa nasionalis dan tidak mencintai bahasa Indonesia?

Bukan …. Bukan seperti itu. Bukan itu definisi dari menjunjung tinggi dan mencintai bahasa Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa yang modern kita memang sudah sepantasnya mempelajari bahasa asing lainnya selain bahasa ibu kita sendiri, terutama bahasa Inggris. Padahal dengan bahasa Inggris kita bisa menjadi jiwa yang imperialis dimana jiwa – jiwa tersebut dapat memegang kendali atas daerah lain agar daerah tersebut bisa dipelihara sehingga bisa berkembang.

Jadi pada intinya, rasa nasionalisme tidak diukur dari bagaimana dia berbahasa dalam kehidupan sehari – harinya. Walaupun kita mempelajari bahasa Inggris dengan lebih dalam serta mengaplikasikannya setiap hari dengan  tujuan agar cepat menguasai bukan berarti rasa nasionalis tersebut tidak tumbuh dari dalam diri kita. Jadi dapat dikatakan bahwa rasa nasionalis dapat diukur dari seberapa besar rasa cinta, pengorbanan, dan kesetiannya terhadap ibu pertiwi ini.

Jadi, ayo berbicara bahasa Inggris Untuk Indonesia yang lebih baik!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *