Kuasai Bahasa Inggris, Maka Kau Akan Menguasai Dunia

By | 27/07/2019

Bahasa Inggris”, yups sebuah hal terpenting yang harus kita ketahui dan pelajari sejak dini. Memang benar bahasa tersebut bukanlah bahasa Ibu kita sehari – hari, akan tetapi kita perlu menengok lebih jauh betapa pentingnya bahasa Inggris di era globalisasi ini. Di era ini mendorong kita untuk bisa dengan cepat beradaptasi dalam tatanan kehidupan yang bersifat universal atau mendunia. Mungkin banyak masyarakat awam yang beranggapan bahwa tanpa bahasa Inggrispun masih bisa hidup, akan tetapi tanpa bahasa Inggris kita akan menjadi manusia yang tertinggal oleh kemajuan zaman yang kian hari kian berkembang dengan pesatnya. Oleh sebab itu, kita sebagai pihak yang berada pada lingkaran globalisasi perlu mempelajari dan menguasai bahasa Inggris dengan baik agar kehidupan kita bisa semakin maju dan berkembang.

Selain itu, bahasa Inggris mempunyai cakupan manfaat yang begitu luas. Seperti yang pernah dikatakan oleh Ludwig Wittgenstein , “The Limits of my language means the limits of my world”. Benar begitu bukan? Bahwa kenyataannya memang dunia kita dibatasi dengan sejauh mana kita menguasai bahasa.

Kenapa bahasa Inggris sekarang ini menjadi suatu hal yang sangat penting sekali? Jawabannya adalah karena salah satu kekuatan yang paling penting untuk dimiliki oleh setiap individu/ orang per orangan adalah informasi. Dan untuk mendapatkan sebuah informasi tersebut kita memiliki banyak akses terutama akses dalam bentuk digital, dan sumber informasi banyak yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Nah, ketika kita tidak mengerti dan tidak menguasai bahasa Inggris, tentunya kita akan merasa terhambat dalam mengakses informasi.

GE kampung inggris

Belajar dan menguasai bahasa Inggris itu penting tidak berari bahwa bahasa Indonesia dan bahasa daerah kita tidak penting. Dan itu merupakan salah satu pikiran yang sempit.

Dengan menguasai bahasa Inggris, kita dapat menguasai dunia lhoo. Maknanya menguasai dunia disini bukan berarti menguasai secara politik atau secara militer, melainkan menguasai ke aspek yang lainnya. Misalnya saja ekonomi, gaya hidup, culture atau budaya, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *