Penggunaan A dan The dalam bahasa inggris

By | 27/05/2019

Nggak bisa dipungkiri pasti banyak dari kamu yang masih bingung menentukan kapan saat yang tepat menggunakan a dan the. Secara penggunaan, keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai kata sandang atau kata penentu atau kata penunjuk. Dalam bahasa Inggrisnya kita sebut sebagai determiner.

Determiner adalah sebuah tambahan kata yang digunakan untuk menyatakan dan memperjelas suatu  kata. Yang termasuk ke dalam kategori determiner adalah a/an, the, some/ a few/ a little (beberapa/sejumlah), many/much/a lot of (banyak), few/little (sedikit), several (beberapa), plenty of (banyak).

Tapi untuk kali ini mari kita bahas hanya a/an dan the karena memang kedua kata itulah yang PALING SERING membuat bingung orang dalam menentukan sebuah penulisan. Nggak jarang pula, para bule juga banyak yang masih ketuker-tuker penggunaannya.

Yang harusnya pakai a/an malah pakai the dan begitu pula sebaliknya. Jadi, kita sebagai orang yang bukan english native speaker (kan kita Indonesian native speaker) lumrah kalo juga masih kebingungan. Apalagi hal ini termasuk dalam grammar, membuat banyak orang makin malas untuk mencoba belajar dan mengerti.

Maka dari itu,  let’s have fun with learning grammar!

A/AN untuk menyatakan benda tunggal + belum pernah dibicarakan

Satu fakta ini pasti sudah banyak kamu ketahui, bahkan kadang anak TK saja sudah tau. Misalnya an apple (sebuah apel), a chair (sebuah kursi), a horse (seekor kuda), a rope (seutas tali). Semua yang disebutkan tadi adalah menunjukkan bahwa benda tersebut hanyalah SATU alias countable (bisa dihitung).

Kapan memakai a dan an pun cukup mudah. A diikuti non-vowel alphabet alias huruf konsonan. Sedangkan an diikuti oleh huruf vokal alias vowel.

!PENTING!

Penggunaan an diikuti hour (menunjukkan jam/waktu) adalah BENAR, meskipun hour  diawali dengan huruf konsonan.

Alasan: kamu mengatakan hour dengan bilang aue dan itu adalah huruf vokal.

Selain menunjukkan benda tunggal (countable), a/an menunjukkan sesuatu yang belum pernah dibicarakan sebelumnya. Perhatikan dalam sebuah cerita! Pada awal setiap cerita tidak akan langsung menunjuk ke the tapi pasti a. Paragraf selanjutnya, baru setelah kita tau apa sih si a ini the-lah yang disebut berulang-ulang.

Dengan kata lain, kita menyebut a itu general.

Contoh: I see a pen on my table.

Kamu cuma kasih tau ke pembaca sebuah pulpen tanpa memberitau dengan jelas. Karena kamu pun nggak tau sebenarnya itu punya siapa, yang penting itu sebuah pulpen.

Sebaliknya ...

THE untuk menyatakan sesuatu yang SPESIFIK

The digunakan untuk menyatakan hal-hal yang spesifik atau kalo dalam sebuah cerita, sudah pernah disebutkan sebelumnya.

Misalnya: the red pen on the table is yours.

Kali ini kamu ingin menjelaskan oh itu, lho pulpen merah yang kemarin itu punya kamu.
Beda kan? The menyatakan sesuatu dengan lebih spesifik.

Kalo dalam sebuah cerita, the akan digunakan dalam paragraf kedua dan seterusnya karena sudah jelas apa itu si a

Selain itu, the juga digunakan bukan hanya untuk menyatakan sebuah benda tapi bisa juga dipakai untuk menyatakan beda jamak alias uncountable.

Contoh: the houses in the village are very large (rumah-rumah di desa itu sangat luas)

Dari contoh di atas, kita bisa lihat the bisa diikuti plural (benda jamak) maupun singular noun.

The juga digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang emang cuma ada satu di dunia. Contohnya: the sky, the sun, the earth.

The juga digunakan untuk menyatakan nama sebuah tepat, pegunungan, dan negara. Contohnya: the USA, the Atlantic, the Himalaya.

Nah, sekarang karena kamu sudah tau, coba praktekkan dan koreksi kalo kamu menemukan artikel yang masih salah dalam penggunaan a/an dan the. Selamat mencoba!