Beranda English Tips Trik Menjawab Pertanyaan Vocab dan Pronoun Referent di TOEFL

Trik Menjawab Pertanyaan Vocab dan Pronoun Referent di TOEFL

18
0
Vocabulary dan Pronoun Referent

Pertanyaan Vocab maupun pronoun referent di soal TOEFL memang sangat umum ditemukan. Bahkan untuk vocabulary, pada tiap passage pasti ada. Jumlahnya bisa bervariasi maksimal berjumlah puluhan atau belasan.

Kalau sudah dominan, pertanyaan ini akan menurunkan skor kita apabila tidak mampu menjawabnya. Bayangkan saja, dari 50 soal ada soal vocab 10, dan dari sepuluh itu salah semua. Maka yang terjadi skor reading kita tidak akan mencapai angka yang maksimal. Itu belum ditambah dengan kesalahan kita menebang pronoun referent.

Untuk mengatasi itu, berikut adalah trik untuk menjawab pertanyaan kosa kata dan rujukan kata ganti pada soal TOEFL.

1.     Vocabulary questions

Jenis pertanyaan ini umumnya diawali dengan kalimat: the word “x” in line ... is closest/can be replaced with.. dan sejenisnya.

Cara mengerjakannya, pertama: carilah kata “x” itu di passage yang sudah diberi petunjuk nomor barisnya di soal. Kedua: bacalah kata-kata sebelum dan sesudah kata “x” yang berhasil kamu temukan itu. Terakhir: maknailah apa arti dari “x” itu dengan mencocokkannya pada jawaban yang tersedia.

Hal yang perlu dihindari dari pertanyaan ini adalah jangan pilih jawaban berdasarkan arti “x” ketika ia berdiri sendiri, tetapi sesuaikanlah dengan konteks yang digunakan dalam kalimat yang tersedia.

Maksud dari konteks ini seperti di bawah ini:

Sugar growing also expanded and extended slavery.

Kata “sugar” di atas umumnya diartikan sebagai gula atau pemanis rasa. Tetapi arti yang lebih tepat dalam konteks itu adalah pohon tebu. Jadi, saat ada pilihan jawaban “sweetener for food” jangan dipilih, karena tidak sesuai dengan konteks.

2.     Pronoun referent

Biasanya jenis pertanyaan ini menggunakan kalimat: the word “x” in line ... refers to?

Langkah menjawabnya carilah kata “x” itu dengan memindainya dari bacaan. Kemudian baca dan maknai kata-kata yang ada setelah “x” itu agar mengetahui spesifikasi dari “x”. Setelah itu ingatlah kata benda sebelum “x”dan tentukan manakah yang sesuai dengan spesifikasinya.

Sebagai catatan, jawaban biasanya ada di kalimat di mana “x” berada atau di satu kalimat sebelumnya. Kemudian jawaban itu mesti sesuai dengan kaidah penggunaan kata ganti benda tunggal maupun jamak. Misal one untuk tunggal, ones untuk jamak. (Abdul Hamid)